WHAT IF..,
EXT. TAMAN MELATI. DAY
Langit biru dan cuaca yang cerah, bunga-bunga yang merekah dan kupu-kupu bersayap indah terbang disekitarnya. terlihat seorang pemuda, TOMI (21), sedang menikmati indahnya suasana di taman sambil meneguk air mineral ditangannya. Anak-anak berlari-larian, keluarga yang sedang menikmati
makan siangnya di rerumputan taman menambah damainya suasana taman saat itu.
Dari kejauhan terlihat kerumunan orang. Sehingga membuat TOMI menjadi penasaran dan melihat ke kerumunan tersebut. Terlihatlah seorang ibu (45), yang sedang menagis sambil berkata.
IBU
Tolong.. Tolong.. tas saya di
rampok sama laki-laki dia berlari
ke arah sana (sambil menujuk ke
pencopetnya).
TOMI
Bu, ini tasnya bu (memberikan tas
sambil tersenyum ramah).
IBU
(menjabat tangan TOMI dengan erat)
Terimakasih banyak ya nak, ibu ngga
tau apa yang akan terjadi kalau
sampai uang di tas ini hilang.
Semua orang yang melihat terharu dan terkesima melihat kehebatan dan kebaikan TOMI. TOMI teringat akan kuliahnya, dan segera meninggalkan tempatitu dan pergi ke kampus.
INT. RUANGAN KELAS. DAY
Semua siswi perempuan di kelas itu terpana akan ketampanan dan seyuman TOMI, semua orang mengelu-elukan TOMI dan menginginkan TOMI untuk duduk disebalahnya saat itu, INDRI (21) seorang wanita cantik dan sangat mengagumi TOMI.
INDRI
Hai TOM duduknya disini aja,
disebelah aku kosong kok (sambil
tersenyum manja).
TOMI
Ah iya oke INDRI(menuju tempat
duduk disebalah INDRI).
Semua mahasiswi dikelas itu cemburu dan iri melihat kedekatan INDRI dan TOMI. Tiba-tiba JANUAR (50), yang merupakan seorang dosen memasuki kelas.
JANUAR
Saudara-saudara tolong kumpulkan
tugasnya ke depan.
INT. KOS. NIGHT
TOMI pun sampai di kosnya dan langsung duduk di sofa sambil menonton TV. karena kelelahan TOMI pun akhirnya ketiduran.
INT. KOS. DAY
Deringan handphone, cahaya matahari yang masuk lewat jendela kamar kos, membangunkan TOMI dari tidurnya. Dia terkejut karena saat itu sudah menunjukkan pukul 08:10 WIB, dan dia kuliah jam 08:15 WIB. TOMI pun buru-buru dan bersiap untuk ke kampusnya, dengan kekuatan teleportasinya TOMI pun dengan segera berpindah tempat ke ruangan kelasnya di kampus.
INT. RUANGAN KELAS. DAY
TOMY pun langsung sampai dikelasnya, semua orang dikelas pun terdiam dan terkesima melihat TOMI yang tiba-tiba duduk santai di kelas padahal sebelumnya dia belum ada di kelas.
RUDI
Weeh, gila udah nyampe aja nih
dikelas, pake apaan lo kesini?
TOMI
Ya pake kaki lah bro (sambil
tertawa)
RUDI
(berbicara dalam hati) aneh banget
sih dia kok tiba-tiba udah ada di
kelas aja sih, gue makin benci aja
ngeliat dia, udah semua cewe
dikelas suka sama dia, udah gitu
pintar lagi.
EXT. JALAN BELIMBING. NIGHT
Malam yang gelap, sunyi dan mencekam, TOMI mengendari kuda besinya untuk menuju ke kosnya. Di tengah perjalanan TOMI melihat sekawanan pengendara sepeda motor atau begal yang sedang menyerempet seorang bapak tua. Sang begal berusaha merebut motor si bapak (55), dengan
menodongkan senjata tajam, sehingga membuat sang bapak berteriak meminta tolong.
BAPAK
Tolong tolong (sambil melakukan
perlawanan pada si begal)
BAPAK
Makasih banyak ya....
EXT. TAMAN UNAND. DAY
Pepohonan, rerumputan hijau nan asri membuat TOMI pun menjadi ngantuk dan tertidur di bangku taman. Tiba-tiba TOMI dikejutkan dengan suara-suara orang-orang yang melihat TOMI dengan senyum-senyum sambil sembari melihat ke handphonenya. TOMI jadi penasaran, dengan apa yang terjadi sampai-sampai orang-orang menatapnya demikian. TOMI pun mengecek handphonenya, dan melihat di Facebook, video seorang laki-laki yang menolong bapak-bapak dari pembegalan. Akhirnya dia tersadar kalau orang yang menolong bapak itu dari pembegalan adalah dirinya.
TOMI
Pantesan aja, orang-orang pada
senyum-senyum gitu sama gue, taunya
gue ketahuan.
INDRI
Tom, kamu keren banget sih, bisa
selamatin bapak-bapak itu, aku
makin dag dig dug aja nih kalau
ketemu kamu.
TOMI
Apa-apaan sih kamu, biasa aja kali.
Kalau orang lagi kesusahan ya kita
bantu dong.
INDRI
Kamu bisa teleportasi lagi, jelas
banget di videonya, duuh the best
lah pokoknya.
Di balik itu, JANUAR akhirnya mengetahui kemampuang TOMI dan telah membuat rencana jahat untuk menghilangkan TOMI dari dunia ini.
JANUAR
Akhirnya gue tau apa rahasia lo
TOM, gue bakalan ngancurin lo, dan
ngerebut posisi lo. Meskipun gue ga bisa teleportasi
kaya loe, tapi gua bakalan hilangin
lo dari dunia ini (tersenyum sinis)
Deringan handphone mambangunkan TOMI dari tidurnya, dengan lemas dan mata yang masih belum terbuka sepenuhnya, TOMI berusaha mengangkat panggilan masuk.
JANUAR
Halo TOM, lagi dimana lo? Ntar
malam nongkrong yuk di cafe biasa.
TOMI
Eh, elo JAN, eh iya ya, ntar gue
dateng.
INT. CAFE. NIGHT
Sambil menunggu kedatangan TOMI, JANUAR menikmati secangkir teh manis yang berada di mejanya, dia sduah tidak sabar menunggu kedatanagn TOMI. Bunyi lonceng pintu menyadarkan JANUAR kalau TOMI yang telah dia tunggu telah sampai di cafe itu.
JANUAR
Eh, bro sini (melambaikan tangan)
lalu dengan tiba-tiba JANUAR menghunuskan pisau ke perut TOMI.
INT. KOS. DAY
TOMI terjatuh dari tempat tidurnya dengan nafas yang terengah- engah, TOMI terbangun dari mimpinya dan melihat ke jam dinding, ternyata sudah menunjukkan pukul 07:00 WIB.
TOMI
Ya ampun, ternyata cuma mimpi, gue
kira gue bisa teleportasi dan
digilai cewe taunya cuma mimpi







