RSS

Analisis Kasus Indra Bekti


Kasus tentang Indra Bekti akhir-akhir ini seringkali di beritakan oleh media, baik itu media cetak, online maupun media elektronik, dan menurut saya kasus ini merupakan kasus yang sangat memalukan, bagaimana tidak kasus ini menyangkut pelecehan seksual dan ini pun diduga dilakukan terhadap orang yang sesama jenis kelamin.


Media dan pelapor seakan-akan begitu menggebunya menyerang Indra Bekti, padahal kasus ini bekum tentu benar, meskipun pelapor telah memaparkan berbagai ungkapan dan bukti-bukti pendukung demi menguatkan laporanya atas Indra Bekti.
Akibat berita yang menghantam Indra Bekti dan keluarganya ini, akhirnya Indra mengadakan Konferensi Pers yang dihadiri oleh istrinya dan beberapa orang lainnya. Pada konferensi pers ini Indra mengklarifikasi semua isu yang telah membuat keluarga dan dirinya tertekan. Kemudian beberapa media online juga memuat artikel yang mana Indra meminta kepada media untuk menghentikan semua pemberitaan-pemberitan yang tidak mengenakkan yang menyangkut Indra dan keluarganya.
Menurut saya, sebagai manusia hal ini wajar  dilakukan oleh Indra, karena dia merasa bahwa diri dan keluarganya terancam dengan pemberitaan tersebut. Tapi Indra juga harus menyadari bahwa posisinya adalah sebagai selebritis yang mana berita yang menyangkut dirinya dan keluarga juga merupakan sesuatu yang menarik untuk diketahui oleh publik. Selain itu juga media juga punya hak untuk memberitakan Indra karena ini untuk memenuhi fungsinya sebagai media yang memberikan informasi kepada masyarakat.
Akhir-akhir ini media online yang saya baca, memuat berita dengan headline yang begitu mengejutkan tentang kasus Indra ini, seperti “Indra Bekti Mengadu, Tujuh Stasiun Televisi Bakal Kena Sanksi Apa Dari KPI?”, indra meminta pada media untuk menghentikan semua berita buruk yang terkait dirinya dll. Tapi kalau saya perhatikan setelah headline ini tidak adalagi headline berita yang memojokkan Indra dan keluarganya bahkan ada yang membuat headline berita tentang Indra ini dengan judul “Meme: Laporan Pelecehan Gigih Ditolak Lagi, Ini Mimik Wajah Indra Bekti”.
Saya melihat ada beberapa media yang mendukung Indra Bekti namun ada juga yang memojokkan Indra Bekti dalam kasus ini.Tapi tentu saja meskipun demikian media dalam memberitakan juga harus mematuhi aturan dan kriteria yang berlaku seperti menggunakan inisial nama pada pemberitaan juga menuliskan berita yang cover bothside dan berimbang.
Hak jawab adalah; hak sesorang atau lembaga untuk menyangkal, memperbaiki atau memberikan penjelasan tentang suatu pemberitaan. Menurut saya, di kasus ini Indra dapat menggunakan hak jawabnya, karena salah satu faktor yang bisa membuat hak jawab itu terjadi adalah: Pemberitaan yang menyebabkan ada pihak-pihak yang menrasa namanya dicemarkan, berita tidak berimbang.
Berdasarkan pemberitaan ini, seharusnya hak jawab dapat dilakuakan oleh Indra dan keluarganya atas pemberitaan yang ada. Agar nantinya tidak adalagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan media.

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2009 Comunicare. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates